Wisma Garuda 110 Ungaran merupakan kediaman resmi Keluarga Bayu Listiaji terhitung sejak Januari 2011. Wisma Garuda 110 Ungaran ini terletak di Ungaran, sebuah kota kecil yang terletak di sebelah selatan kota Semarang, Jawa Tengah. Saat ini pembangunan tahap pertama Wisma Garuda 110 Ungaran masih terus berjalan dan diharapkan akan selesai pada bulan Desember 2010, sebelum diresmikan penggunaannya pada tanggal 20 Januari 2011.
Rumah baru ini kami namakan Wisma Garuda 110 Ungaran. Garuda yang berasal dari bahasa Sansekerta, adalah nama salah satu dewa. Ia merupakan wahana Dewa Wisnu, salah satu Trimurti atau manifestasi bentuk Tuhan dalam agama Hindu. Garuda digambarkan bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah. Paruh dan sayapnya mirip elang, tetapi tubuhnya seperti manusia. Ukurannya besar sehingga dapat menghalangi matahari. Kami menyukai dengan karakter burung garuda yang terbang tinggi, kuat dan bermata tajam, selain kebetulan nama jalan di rumah ini adalah Jalan Garuda.
Sementara angka 110 bukanlah nomor rumah, tapi bermakna melebihi kesempurnaan bagi penghuninya, dimana angka 100 adalah angka yang sempurna. Fasad rumah ini menunjukkan 4 pilar yang terdiri dari dua pilar utama yang bermakna dua orangtua yang menjadi penyokong utama, dan 2 pilar tambahan yang lebih rendah adalah symbol dari kedua anak kami yang akan tumbuh menjadi pilar penerus kedua orang tuanya.
Warna putih menjadi warna yang dominan pada rumah ini baik pada bagian exterior maupun interior serta furniture yang ada. Warna ini menunjukkan sebagai sifat dasar dari manusia yang jujur, polos dan apa adanya namun tetap elegan dan berkelas, yang diharapkan akan melingkupi sifat penghuni rumah.
Wisma Garuda 110 Ungaran terletak di sebuah kawasan pemukiman, pemerintahan dan bisnis yang berkembang di kota Ungaran, ibukota Kabupaten Semarang. Ia terletak di samping Rumah Sakit Mitra Setia Ungaran dan tak jauh dari pusat pemerintahan Bupati Semarang. Tak lama lagi, tak jauh dari Wisma Garuda 110 Ungaran
akan dibuka pintu tol Ungaran yang merupakan bagian dari pembangunan jalan tol Semarang Solo sepanjang 72,6 KM yang juga bagian terintegrasi dari Proyek Jalan Tol Trans Java. Jadi pada suatu saat nanti, anda dapat mencapai Wisma Garuda 110 Ungaran langsung melalui pintu tol Semanggi Jakarta dan exit di pintu tol Ungaran. Hahaha … but it’s true …
Selanjutnya kami akan segera melaksanakan pembangunan tahap selanjutnya, masing-masing Wisma Rajawali 110 yang akan digunakan untuk rumah tamu atau guest house, play ground area, ATV riding track dan danau mini.
http://wikimapia.org/#lat=-7.1308298&lon=110.4104385&z=19&l=54&m=b&search=bayu%20listiaji